Turis Asing Berkunjung Melihat Seni Budaya Lokal Pangandaran Kata Kabid Budaya Sugeng
Pangandaran, http://medianuansasinarnews.com- Pangandaran tidak ketinggalan dengan daerah lain keindahan alamnya, baik keindahan alam Pantai maupun keindahan alam pegunungan, banyaknya wisatawan mancanegara berkunjung setelah menikmati keindahan pantai, wisatawan mancanegara sering di antar oleh para guide Pangandaran, berkunjung ke wilayah perkampungan dengan masyarakat agar bisa mengenal ke aneka ragaman seni budaya lokal. Kata Kabid Budaya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Sugeng, usai Rapat Kordinasi bertempat Gedung Setda Pangandaran (27/08/2024).
Upacara Penutupan Dikreg Sespimpti Ke 33 dan Sespimen Ke 64 TA. 2024
“Membenarkan hasil Survey dari Kementerian bahwa wisatawan mancanegara berkunjung, sering minta di antar untuk mengetahui karakter budaya lokal, karena kebudayaan tiap daerah atau wilayah akan berbeda, mereka sangat tertarik pada budaya lokal Pangandaran khususnya Jawa barat, misalnya bagaimana cara masyarakat pedesaan dalam menumbuk padi, di gambarkan oleh masyarakat kita dalam seni Gondang, hal seperti ini dilestarikan oleh masyarakat Desa Cikalong maupun Desa selasari saat peringatan HUT RI ke 79, wisatawan asing sangat menggemarinya bahkan mereka turut terjun ingin menari,” tambah Sugeng.
Kota Ternate Terus Diguyur Hujan – Polda Malut Imbau Warga Tetap Waspada
“Selain itu Sering Juga para wisatawan mancanegara diperkenalkan pada seni tari warisan leluhur masyarakat Pangandaran oleh para pemandu wisata, saat adanya pagelaran maupun biasa masyarakat mengadakan acara menari ronggeng Amen, bahkan mereka turut menari sambil gembira mengikutinya meskipun baru pertama kali melihatnya, juga banyak para wisatawan asing melihat masyarakat sedang menanam padi turut terjun ke sawah, mereka bilang sangat mengasikan, sambil tertawa tawa, banyak lagi yang lainnya diperkenalkan pada para wisatawan mancanegara diperkenalkan, makanya tetap kita harus melihara atau melestarikan budaya lokal yang ada, kalau tidak oleh kita siapa lagi yang akan melestarikan seni budaya lokal, kita jangan sampai melupakan seni budaya lokal masyarakat agar lebih memiliki nilai tinggi,” pungkas Kabid Budaya Sugeng.
(Rachmat)
