Sosialisasi Pelatihan Kesiapan dalam menghadapi Bencana Kebakaran
Cianjur, http://medianuansasinarnews.com- Sosialisasi dan pelatihan Desa Tangguh Bencana alam dan non alam dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi potensi bencana alam, acara ini diselenggarakan Aula Desa Sindangraja Kecamatan Sukaluyu-Cianjur. Rabu (07/05/2025)
Turut Hadir Kepala Desa Sindangraja, Camat Sukaluyu, Kapolsek Sukaluyu, Babinsa, Babinkamtibmas BPD, BPBD beserta jajarannya, para ketua RT/RW serta tamu undangan lainnya narasumber utama kegiatan ini adalah Direktur CV, Hexaper Elektrik, Dik-Dik M.S, yang juga memberikan dukungan berupa peralatan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)
Baca Juga: Jalan Provinsi Terancam Putus – Masyarakat Bangun Secara Swadaya
Kepala Desa Sindangraja Saepul Mubarok kepada media mengatakan, titik ke seratus empat Desa simulasi tentang kaitan pencegahan dan penanggulangan bahaya kebakaran
“Ini berdasarkan dari perjanjian atau MOU kerjasama antara pihak kami CV, Hexaper Elektrik dengan Pemda Kabupaten Cianjur, isi dan esensi perjanjian itu pelatihan, jadi masyarakat terutama RT/RW dilatih bagaimana tata cara pencegahan dan penanggulangan terutama bahaya kebakaran,” ungkapnya.

“Pesan dan kesan yang perlu saya sampaikan hari ini, mudah-mudahan kegiatan simulasi dan pelatihan ini bisa manfaat untuk seluruh warga Desa Sindangraja hususnya, umumnya untuk Kecamatan Sukaluyu,” katanya
“Berharap para RT/RW mengimplementasikan kembali ilmu-ilmu yang didapatkan dari para narasumber yang kami siapkan sehingga ketika terjadi bencana alam, Non alam di ke-RTan masing-masing mereka RT/RW ini, siap karena sudah dibekali ilmu-ilmu bagaimana tatacara pencegahan dan penanggulangan,” harapnya
Baca Juga: BINTARA PENGGERAK LAKUKAN PENGECEKAN LAHAN PERCONTOHAN PENANAMAN JAGUNG POLSEK MERANTI
Menambahkan:
Lanjut camat Sukaluyu Saripudin, S.S.T.P., M.Si., menyampaikan, Wilayah Kecamatan Sukaluyu ada (4) Desa terdampak banjir bandang terdiri dari
1. Desa Tanjungsari
2. Desa Selajambe
2. Desa Sukasirna
4. Desa Hegarmanah
Salahsatunya yang paling parah adalah Desa Tanjungsari di perumahan Puncak manis perbatasan Desa Salajambe dan Desa Tanjungsari, “Itu kurang lebih sebanyak 453 KK dan seribu empat ratus lima puluh jiwa yang terdampak, sudah ditangani melalui kerjasama dan kolaborasi diantara setecholder yang ada. Pemerintah Kabupaten Cianjur telah menurunkan beberapa bantuan baik PBPD satpol PP dan lainnya,” jelas camat
(Bur-Ujang karmawan)
