Rapat Paripurna DPRD Muratara: Eksekutif Sampaikan Jawaban atas Pandangan Fraksi terhadap LKPJ 2025
Muratara, http://medianuansasinarnews.com-
DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian jawaban eksekutif atas pandangan fraksi-fraksi DPRD terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025. Rapat berlangsung di Gedung DPRD Muratara pada Selasa (31/03/2026) pukul 14.30 WIB.
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Musi Rawas Utara, H. Junius Wahyudi, menyampaikan bahwa capaian pembangunan daerah dalam beberapa tahun terakhir menunjukkan perkembangan yang cukup baik, terutama pada sektor pembangunan manusia, ekonomi, infrastruktur, kesehatan dan pendidikan.
Baca juga: Hari Pertama Masuk Sekolah, SDN Dewi Sartika Gelar Halal Bihalal dan Sosialisasi ATS
Ia menjelaskan bahwa Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Musi Rawas Utara pada tahun 2025 mencapai 71,39 poin, meningkat 0,94 poin dibandingkan tahun 2024 yang berada pada angka 70,45 poin.
“Peningkatan IPM ini menunjukkan bahwa kualitas pembangunan manusia di Kabupaten Musi Rawas Utara terus membaik. Pendidikan memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, sehingga kami terus mendorong generasi muda untuk menempuh pendidikan yang lebih tinggi,” ujar Junius Wahyudi.
Selain itu, tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Musi Rawas Utara pada tahun 2025 tercatat 4,78 persen, menurun 0,13 persen dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 4,91 persen. Penurunan ini didukung oleh meningkatnya investasi perusahaan di sektor pertambangan dan perkebunan yang membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal.
“Masuknya investasi di daerah turut memberikan dampak positif terhadap penyerapan tenaga kerja. Pemerintah daerah juga terus mendorong generasi muda untuk berinovasi dan mengembangkan usaha melalui sektor UMKM,” tambahnya.

Sementara itu, angka kemiskinan di Kabupaten Musi Rawas Utara pada tahun 2025 tercatat 15,25 persen, turun signifikan dari 17,38 persen pada tahun 2024. Capaian tersebut menjadi angka kemiskinan terendah sejak berdirinya Kabupaten Musi Rawas Utara.
Di bidang infrastruktur, sejak tahun 2021 hingga 2025 pemerintah daerah telah membangun jalan kabupaten sepanjang 144,304 kilometer, jalan desa sepanjang 81,715 kilometer, serta membangun dan merehabilitasi 53 unit jembatan.
Pada sektor kesehatan, sebanyak 8 Puskesmas telah terakreditasi paripurna sejak tahun 2023. Pemerintah daerah juga menjalankan program pelayanan ANC (Antenatal Care) berupa pemeriksaan USG oleh dokter spesialis yang langsung turun ke desa-desa guna mendeteksi dini risiko kehamilan. Selain itu, program berobat gratis melalui UHC terus berjalan.
Pelayanan kesehatan di RSUD Rupit juga mengalami peningkatan dengan akreditasi paripurna dan tengah dipersiapkan naik status dari Tipe D menjadi Tipe C, dengan dukungan 10 dokter spesialis dan 27 dokter umum. Di bidang pendidikan, pemerintah daerah juga memberikan bantuan seragam sekolah guna mengurangi beban masyarakat serta menekan angka putus sekolah. Pada tahun 2025 bantuan tersebut disalurkan sebanyak 422 stel untuk siswa SD dan 2.449 stel untuk siswa SMP.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyalurkan bantuan sosial bagi 2.800 lansia dengan anggaran Rp2,1 miliar, serta santunan kematian bagi 500 penerima dengan anggaran Rp1 miliar. Pemerintah juga memberikan bantuan kepada korban kebakaran, veteran, serta pendampingan pengobatan bagi masyarakat kurang mampu. Untuk mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi, pemerintah daerah juga telah melaksanakan pelatihan bagi 80 pelaku UMKM guna meningkatkan kapasitas usaha masyarakat.
(Somad Aryadi)
