9 Kecamatan Dalam Peningkatan PaDes BUMdes
Cianjur, http://medianuansasinarnews.com- Peningkatan kapasitas. BUMdes mendorong meningkatkan Pades serta Badan Usaha Milik Desa, lembaga usaha yang dimiliki juga dikelola oleh Pemerintah Desa (PEMDES) bersama masyarakat Desa
Peningkatan kapasitas Pemerintah Desa dan pengurus BUMDes dalam meningkatkan Pades Melalui kerjasama Desa. Diselenggarakan Aula Desa Babakan Caringin Kecamatan Sukaluyu pada hari Kamis (31/07/2025)
Baca juga: Kepala Sekolah SD Negeri 01 Kalibuntu Selalu Aktif Untuk Meningkatkan Mutu Pendidikan.
Saat ditemui Dendi Keriyanto, S.T.P., M.Si., Kabid DMPD mengatakan, “penataan Pemerintah Desa dalam rangka meningkatkan kapasitas untuk mendorong mereka meningkatkan kades lewat kerjasama hasil Evaluasi berdasarkan Desa yang telah diikuti, teman-teman Desa sampai dengan bulan kemarin itu total PAdes melalui kerjasama Desa, se-kabupaten Cianjur total PADes yang diberikan itu masih dibawah satu persen, dibandingkan total dana sehingga kita mendorong supaya Desa-Desa ini bisa berupaya memiliki dan mendongkrak lewat kerjasama Desa,” ujarnya.
Dendi juga menjelaskan bahwa, “Pemerintah Desa bisa bekerjasama dengan pihak ketiga, selain BUMDes, salah satu contohnya misal saya menjual beras, kalau hanya bisa menjual kemasyarakat saja pasti untungnya kurang, maka bisa bekerjasama dengan Hotel menjadi suplayer, dengan pihak rumah makan, Restaurant, bisa ada ruang-ruang ekspansi,” jelasnya
Jumlah peserta yang hadir sebanyak 330 orang dari 9 Kecamatan dan yang tersebar dari 94 Desa di 9 Kecamatan yaitu:
1. Kecamatan Cibeber
2. cilaku
3. Gekbrong
4. Warungkondang
5. Haurwangi
6. Karang tengah
7. Ciranjang
8. Sukaluyu
9. Cianjur selatan
Ia menambahkan Pentingnya pengelolaan BUMDes yang akuntabel dan sesuai dengan peraturan BUMDes pengelola dana publik yang bersumber dari keuangan negara.
Deni menegaskan bahwa pengelolaan BUMdes harus dilakukan secara baik sesuai aturan, jika dalam pengurus mengalami kebingungan, kami selalu membuka ruang konsultasi agar tidak terjadi kesalahan atau penyimpangan.
(Iyus – Brdh)
