Rekredensialing Layananrobust Hemodialisis BPJS Kesehatan di RSUD Pandega Pangandaran
Pangandaran, http://medianuansasinarnews.com- Dalam upaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat, RSUD Pandega Pangandaran melaksanakan proses rekredensialing layanan hemodialisis bersama BPJS Kesehatan. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula RSUD Pandega, Jalan Raya Pangandaran–Cijulang, pada 26 Februari 2026.
Direktur RSUD Pandega Pangandaran, Dr. dr. Hj. Titi Sutiamah, M.M., menyampaikan bahwa rekredensialing merupakan tahapan evaluasi menyeluruh yang dilakukan BPJS Kesehatan terhadap fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya pada layanan hemodialisis bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKNpacker).
Menurutnya, evaluasi tersebut meliputi berbagai aspek penting, di antaranya sumber daya manusia, sarana dan prasarana, peralatan medis, standar operasional prosedur (SOP), hingga sistem keselamatan pasien.
Baca juga: Baznas Kabupaten Cianjur Tetapkan Zakat Fitrah 2,7 Kg Beras atau Rp 37.000
“Rekredensialing ini menjadi momentum bagi RSUD Pandega untuk terus memastikan bahwa layanan hemodialisis yang kami berikan telah sesuai dengan standar yang ditetapkan, baik dari sisi kompetensi tenaga medis, kelengkapan alat, maupun kualitas pelayanan kepada pasien,” ujarnya.
Ia menjelaskan, layanan hemodialisis atau cuci darah merupakan terapi pengganti fungsi ginjal bagi pasien dengan gagal ginjal kronis. Proses ini berfungsi untuk membuang sisa metabolisme serta kelebihan cairan dalam tubuh yang tidak lagi mampu disaring oleh ginjal secara optimal.
“Layanan ini memerlukan standar mutu yang ketat, pengawasan berkelanjutan, serta dukungan tenaga kesehatan yang kompeten,” tambahnya.

Dalam pelaksanaan rekredensialing, tim BPJS Kesehatan melakukan verifikasi terhadap beberapa indikator utama, meliputi:
• Ketersediaan dan kondisi mesin hemodialisis
• Kompetensi dokter dan perawat dialisis
• Protokol pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI)
• Sistem pencatatan dan pelaporan medis
• Kepatuhan terhadap standar keselamatan pasien
Direktur RSUD Pandega menegaskan bahwa pihak rumah sakit senantiasa berupaya memberikan pelayanan yang humanis, profesional, dan berbasis pada standar kedokteran yang berlaku. Evaluasi ini juga menjadi bentuk transparansi serta akuntabilitas kepada masyarakat, khususnya peserta BPJS Kesehatan yang memanfaatkan layanan hemodialisis.
Baca juga: Silaturahmi, Doa, dan Refleksi: Menjaga Ruh Keilmuan Maenpo Cikalong
“Harapan kami, melalui rekredensialing ini, layanan hemodialisis di RSUD Pandega dapat terus berjalan optimal dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi pasien. Kami berkomitmen untuk selalu meningkatkan mutu layanan demi kesehatan masyarakat Pangandaran,” pungkasnya.
Dengan adanya proses rekredensialing ini, RSUD Pandega Pangandaran menunjukkan keseriusannya dalam menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, sejalan dengan visinya sebagai fasilitas pelayanan kesehatan yang unggul, terpercaya, dan berorientasi pada keselamatan pasien.
(Rachmat)
