Aliansi Masyarakat Terdampak Batubara Pangandaran, Minta Evakuasi Kapal Tongkang Transparan.

Pangandaran – Media Nuansa Sinar Nesw.Com.
Aliansi masyarakat terdampak batubara dari kapal Tongkang yang kandas seputaran perairan di cibenda Kabupaten Pangandaran. Masyarakat setempat melakukan aksi damai meminta,’ sebelum dilakukan evakuasi kapal Tongkang, Pihak terkait harus melakukan sosialisasi terhadap masyarakat sekitar, yang bertempat seputar kapal Tongkang yang kandas di wilayah Desa cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. ( 03/08/2026 ).
Koordinator aliansi masyarakat terdampak batubara Pangandaran. Abah Rangga mengungkapkan, kami meminta diberhentikan terlebih dahulu evakuasi kapal Tongkang secara menyeluruh, agar masyarakat memahami akan pelaksanaan evakuasi tersebut. Sehingga tidak terjadi miskomunikasi di antara kami dalam pelaksanaannya, ujarnya.

Aliansi masyarakat mengharapkan, dengan adanya evakuasi tersebut diperlukan ke transparan, karena di sekitar kami banyak budidaya ikan dan udang, juga Sektor pariwisata, sektor konservasi dan nelayan. Tentunya mereka semua meminta penjelasan dari dampak batubara tersebut, dalam situasi seperti ini memang musibah bisa terjadi kapan saja kami pun memakluminya, tetapi kami mengharapkan evakuasi transparan dari pihak terkait, ucap Rangga.
Pelaksana evakuasi lapangan. Teguh Bobby Alamsyah menyampaikan. Dengan adanya pemberhentian sementara keadaan kapal semakin lama akan semakin terpendam, sehingga pekerjaan ini akan terhambat dalam melakukan evakuasi, akan tetapi kami menerima konsekuensi aspirasi masyarakat tersebut sambil menunggu hasil musyawarah antara pemilik kapal dengan masyarakat. Keadaan cuaca dan ombak laut seperti sekarang bisa mencapai 6 bulan pengerjaan, karena kami pun tetap memperhatikan keselamatan kerja dalam melakukan evakuasi. Tutupnya
( Rachmat)
