RSUD PANDEGA PANGANDARAN MENGHIMBAU KEPADA MASYARAKAT UNTUK MEWASPADAI DAMPAK ABU VULKANIK BAGI KESEHATAN.

PANGANDARAN-MEDIA NUANSA SINAR NEWS.COM –
Masyarakat disarankan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap paparan abu vulkanik yang dapat berdampak pada kesehatan, khususnya saluran pernapasan perlunya menggunakan pelindung yaitu masker (07/09/2026).
RSUD pandega Pangandaran mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap abu vulkanik sebagai debu biasa, abu vulkanik merupakan partikel sangat halus yang dapat terhirup dan masuk ke saluran pernapasan. Paparan abu vulkanik dapat menimbulkan berbagai keluhan kesehatan, mulai dari rasa tidak nyaman pada hidung dan tenggorokan, batuk, hingga gangguan pernapasan seperti sesak, terutama pada kelompok yang lebih rentan, tutur Kabid pelayanan medis RSUD pandega Pangandaran. Dr Indah Ashiarini Sukma.
Dr Indah menjelaskan bahwa masyarakat perlu melakukan langkah perlindungan diri ketika berada di wilayah yang terdampak abu vulkanik, karena bukan sekedar debu biasa partikelnya yang sangat halus dapat terhirup dan mengganggu saluran pernapasan, karena itu masyarakat perlu melindungi diri terutama saat aktivitas di luar ruangan ujarnya.

“kami mengajak masyarakat untuk menerapkan beberapa langkah sederhana guna mengurangi resiko paparan abu vulkanik, antara lain menggunakan masker atau pelindung pernapasan yang sesuai saat berada di luar ruangan, mengurangi aktivitas di luar rumah ketika paparan abu cukup tinggi, serta menjaga kebersihan tubuh dan lingkungan dari abu yang menempel. Masyarakat juga dihimbau memberikan perhatian lebih kepada anak-anak, lansia, serta orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu karena dapat lebih rentan mengalami gangguan akibat paparan partikel di udara, jangan abaikan keluhan setelah terpapar jika mengalami batuk yang mengganggu sesak atau kesulitan bernapas segera periksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat,”Selain itu masyarakat untuk bersama-sama menjaga kesehatan dan saling mengingatkan agar tetap waspada selama kondisi udara masih terdampak abu vulkanik, lindungi diri dan lindungi keluarga, jangan anggap abu vulkanik sebagai debu biasa, tutupnya.
JURNALIS MEDIA NUANSA SINAR NEWS.COM (Rachmat )
