RSUD Pandega Pangandaran Ajak Masyarakat Waspadai Gejala Stroke, Kenali Bila Bicara Mendadak Pelo

Pangandaranmedianuansasinarnews,com
RSUD Pandega Pangandaran terus berupaya meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan, khususnya dalam mengenali gejala penyakit stroke sejak dini ,dengan
Melalui kegiatan edukasi kesehatan bertajuk Seputar Kesehatan , Bicara Mendadak Pelo, Waspada Stroke”, RSUD Pandega Pangandaran mengajak masyarakat untuk lebih memahami tanda-tanda awal stroke serta pentingnya penanganan medis secara cepat dan tepat ,Bertempat di Poliklinik Saraf RSUD Pandega Pangandaran, dengan menghadirkan dr. Nata Sanjaya, S.H., Sp.N., Dokter Spesialis Saraf RSUD Pandega Pangandaran (29/10/2026)
dr. Nata Sanjaya, S.H.,Sp.N. Dalam pemaparannya menjelaskan , Bahwa bicara mendadak pelo atau kesulitan berbicara secara tiba-tiba merupakan salah satu gejala yang patut diwaspadai karena dapat menjadi tanda seseorang mengalami stroke ,
Stroke merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang terjadi ketika aliran darah ke otak terganggu, baik akibat penyumbatan maupun pecahnya pembuluh darah , Kondisi ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan otak dan berdampak pada kemampuan seseorang dalam berbicara, bergerak, hingga menjalankan aktivitas sehari-hari ,Jelas dr. Nata Sanjaya
Seraya menambahkan , Masyarakat perlu mengenali gejala stroke melalui prinsip FAST, yaitu:
F (Face Drooping): Wajah tampak tidak simetris atau salah satu sisi wajah menurun ,
A (Arm Weakness): Salah satu lengan atau anggota tubuh mengalami kelemahan atau sulit digerakkan.
S (Speech Difficulty): Bicara mendadak pelo, tidak jelas, atau sulit memahami pembicaraan.
T (Time): Segera cari pertolongan medis apabila gejala tersebut muncul , Jangan menunda waktu untuk mendapatkan penanganan , juga mengingatkan bahwa gejala stroke dapat muncul secara tiba-tiba Oleh karena itu, masyarakat tidak boleh menganggap remeh perubahan kemampuan berbicara, kelemahan anggota tubuh, maupun perubahan kondisi wajah yang terjadi secara mendadak.
Penanganan stroke sangat bergantung pada kecepatan pasien mendapatkan pertolongan medis. Semakin cepat pasien dibawa ke rumah sakit, semakin besar peluang untuk memperoleh penanganan yang sesuai dan mengurangi risiko kecacatan akibat stroke ,Tambah dr. Nata Sanjay
RSUD Pandega Pangandaran berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mengenali gejala stroke, mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika menemukan tanda-tandanya, serta tidak menunda pemeriksaan ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat ,
Melalui Kegiatan edukasi kesehatan bisa menjadi salah satu bentuk komitmen RSUD Pandega Pangandaran , dalam memberikan informasi kesehatan yang mudah dipahami sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan diri sendiri dan keluarga.
Kenali gejalanya, jangan abaikan tandanya, dan segera ke rumah sakit , Karena dalam penanganan stroke, setiap menit sangat berarti ,Katanya
(Rachmat)
