Dinas KBP3A Kabupaten Pangandaran Rakor Penyusunan Akhir TPPS
Pangandaran, http://medianuansasinarnews.com- Rapat koordinasi Semester dua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Kabupaten Pangandaran tahun 2024 dipimpin langsung Kepala Dinas KBP3A Dani Hamdani, yang dihadiri Kepala Dinas Kabupaten Pangandaran dan jajaran dan dinas terkait lainnya, para camat se-Kabupaten Pangandaran, para kepala Desa se-Kabupaten Pangandaran dan para undangan lainnya, bertempat aula Setda Kabupaten Pangandaran Desa cintakarya Kecamatan Parigi (06/12/2024).
Kepala Dinas KBP3A Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani menuturkan, “kami mengadakan kegiatan rapat kordinasi TPPS rutin dalam satu tahun 5 kali, dengan tujuan untuk pelaporan segala bentuk program akhir pada smester dua TPPS Kabupaten Pangandaran, mengantisipasi terhadap hasil status gizi Indonesia selama sampai tanggal 23 Oktober, selanjutnya mengambil langkah- langkah dengan semua SKPD terkait dalam rangka penanggulangan stunting,” tuturnya

“Selain itu pada saat ini yang stunting sampai dengan jumlah 452 orang sampai dengan bulan Oktober, sedangkan target dari Provinsi sampai dengan 15%, mudah’mudahan kita bisa mencapai target mencapai 14% kita akan usahakan semaximal mungkin, alasan masih adanya yang stunting disebabkan adanya yang tidak terdata di pos yandu, ke pos yandu tidak rutin datang akan menjadi kendala, selanjutnya penyebab stunting dari calon pengantin sebelum pernikahan, bisa terjadi dari terlalu muda menikah atau bisa juga terlalu tua melakukan pernikahan, termasuk tingkat kelahiran terlalu dekat itu berpengaruh, terjadi stunting selain dari masyarakat kalangan menengah ke bawah bisa juga dari kalangan menengah ke atas ,juga adanya penyakit penyerta yang di bawanya, bukan karena kekurangan gizi saja,” kata Kadis KBP3A Kabupaten Pangandaran Dani Hamdani
“Senada dengan Doni Kosdiansah bagian Teknikal Stunting KBP3A Kabupaten Pangandaran, kasus Stunting di Pangandaran adalah rata-rata mempunyai adanya penyakit penyerta, adanya dengan pola asuh, kemudian yang berkaitan dengan ekonomi, kaitan dengan kurang gizi dan terakhir berkaitan dengan sanitasi belum layak,” kata Doni
Baca Juga: Personel Polsek Agrabinta Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Kecamatan Agrabinta
“Untuk menunjang penurunan stunting barusan sudah berkordinasi dengan dinas terkait melalui program DAK tadi di sampaikan dinas PUTR, akan mendapatkan bantuan 505 titik untuk menekan yang berkaitan dengan sanitasi, sedangkan mengenai perbaikan pola asuh dan perbaikan perilaku serta perbaikan ekonomi, kita berkordinasi dengan dinsospmd dan Kemensos, sehingga bantuan stunting terhadap bantuan sandang pangan dan bantuan Wira usaha ,kalau dengan penyakit penyerta berkordinasi dengan dinas kesehatan dan RSUD pandega,” pungkas Doni Kosdiansah
(Rachmat)
