GEMPAR Mantapkan Agenda Besar Deklarasi dan Penguatan Gerakan Anti Korupsi
Bandung, http://medianuansasinarnews.com- Gerakan Masyarakat Pendidikan Anti Korupsi (GEMPAR) menegaskan kesiapan menjadi gerakan moral dan intelektual yang solid bagi masa depan pendidikan Indonesia. Hal ini disampaikan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) di Sekretariat GEMPAR, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, dipimpin langsung oleh Ketua Umum H. Zacky Satria.
Rapim menjadi momentum pematangan sejumlah agenda strategis, mulai dari deklarasi dan pelantikan pengurus, pagelaran budaya Sunda, hingga rencana penyuluhan pencegahan korupsi yang akan melibatkan lembaga-lembaga kredibel, termasuk KPK.
Ketua Umum GEMPAR, H. Zacky Satria, menegaskan bahwa GEMPAR adalah gerakan moral dan kebangsaan yang harus hadir dengan integritas nyata. Ia menekankan pentingnya soliditas antaranggota sebagai fondasi utama organisasi. “Kita maju bersama dan sukses bersama. GEMPAR harus menjadi rumah yang menguatkan seluruh kadernya,” ujar Zacky
Rapim juga memutuskan bahwa deklarasi organisasi akan dikemas secara bermartabat dan berkarakter kebangsaan, dengan menampilkan budaya Sunda sebagai bentuk pelestarian nilai tradisi. Menurut Zacky, budaya adalah identitas bangsa yang sekaligus menguatkan perjuangan antikorupsi.
Selain itu, GEMPAR menyiapkan program penyuluhan pencegahan korupsi dengan melibatkan penyuluh dan ahli dari KPK. Targetnya, terbentuk kader penyuluh internal bersertifikasi yang mampu mengarusutamakan pendidikan antikorupsi di sekolah, kampus, dan ruang publik.
Baca juga: Pelatihan Polisi Sadar Berkarakter, Langkah Fundamental Transformasi Kultural Polri
Dengan kepemimpinan yang visioner dan konsisten, GEMPAR memasuki fase baru yang lebih solid dan profesional. Agenda deklarasi, pelantikan, gelar budaya, serta penyuluhan antikorupsi disiapkan sebagai pondasi kuat untuk membangun gerakan pendidikan antikorupsi yang berkelanjutan.
Menutup Rapim, Zacky menegaskan, “Ini awal dari perjalanan panjang. GEMPAR akan terus berdiri kokoh dan berani bersuara demi lahirnya generasi emas Indonesia yang bebas dari korupsi,” tutupnya
Red-
