Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi Terus Berkiprah untuk Masyarakat
Probolinggo, http://medianuansasinarnews.com-
Senin, 25 Agustus 2025. Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi di Desa Wangkal, Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo, terus menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus sosial bagi masyarakat sekitar. Sejak berdiri pada 2002, padepokan yang kini menaungi lebih dari 15.000 santri ini tak hanya aktif dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga banyak membantu warga dalam bidang ekonomi dan sosial.
Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang dikenal dengan gelar Sri Raja Prabu Rajasa Negara, resmi dinobatkan sebagai Raja Anom oleh Asosiasi Kerajaan dan Kesultanan Indonesia (AKKI) pada 11 Januari 2016. Penobatan ini dihadiri sejumlah raja dan sultan nusantara, sekaligus ditandai dengan rencana pembangunan keraton di Desa Wangkal.
Baca juga: Plh. Kabid Humas Polda Jabar Hadiri Undangan Jurnalis Polda Jabar
Kegiatan rutin di Padepokan meliputi shalat berjamaah, mengaji Al-Qur’an, tahfidz, istighosah, hingga tahlilan. Selain itu, padepokan juga membantu masyarakat dengan memperbaiki jalan Desa, menanggung biaya pengobatan warga, serta rutin memberikan santunan kepada fakir miskin, anak yatim, dan kaum dhuafa.
Ketua Yayasan Padepokan, Prof. Marwah Daud Ibrahim, menegaskan bahwa komitmen sosial-keagamaan tersebut merupakan kontribusi nyata untuk kesejahteraan rakyat.
Baca juga: Media Nuansa Sinar Hadir Menjadi Mitra Publikasi dan Informasi Anda
“Alhamdulillah, kegiatan ini juga sejalan dengan program strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas sosial-ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Padepokan Dimas Kanjeng sendiri sudah sering menjadi tujuan tokoh nasional, di antaranya Jenderal TNI Moeldoko saat menjabat Panglima TNI, serta Prof. Mahfud MD pada masa Pilpres 2014. Dengan kiprah tersebut, Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi kini hadir sebagai pusat pendidikan agama sekaligus wadah pemberdayaan masyarakat yang manfaatnya nyata dirasakan hingga ke lapisan bawah.
(Yib-mas)
