Pangandaran Menunjang Kepariwisataan Menciptakan Hotel Ramah Muslim. Kata Yanyan Hendayana
Pangandaran, http://medianuansasinarnews.com- “Obyek wisata Pangandaran memiliki berbagai klasifikasi hotel lengkap, dengan harga murah dan sesuai standar, wisatawan berkunjung bisa memilih hotel dimana tempat wisatawan berkunjung sebagai mitra kerja Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran, sesuai dengan standar pelayanan publik Pangandaran akan memiliki hotel dengan ramah muslim, hotel ramah muslim menerima wisatawan yang menginap harus menyerahkan atau memperlihatkan KTP suami/istri dalam pelayanan wisatawan yang menginap dilengkapi dengan ketentuan Islam, dilengkapi dengan tempat beribadah mesjid termasuk karyawan yang melayani wisatawan dengan menggunakan busana muslim,” kata Yanyan Hendayana. Kabid Industri Pariwisata Investasi Pariwisata Ekonomi Kreaktif Disparbud Pangandaran di ruang kerjanya (30/08/2024).
Dandim 0826/Pamekasan Buka Tournament Volly Ball Dandim Cup Xll Tahun 2024
“Kita mengikuti program Provinsi Jabar diminta setiap wilayah mengirimkan hotel ramah muslim, sehingga bekerjasama dengan hotel horizon Palma untuk dikirimkan ke Provinsi perwakilan dari Pangandaran, selanjutnya bila di Kabar berhasil akan mewakili Jawa Barat di tingkat nasional sekarang lagi proses,” tambah Yanyan Hendayana.
Ekonomi Kreatif Mendukung Berkembangnya Pariwisata Pangandaran
Selain itu dengan adanya hotel ramah muslim wisatawan berkunjung bisa memilih untuk mendapatkan ketenangan menginap, karena kita ini daerah wisata memiliki hotel yang ramah muslim dan hotel biasa seperti sekarang berjalan, dengan adanya program tersebut merupakan salah satu program penataan hotel untuk menunjang kepariwisataan, makanya dengan adanya klasifikasi atau katagori hotel silahkan wisatawan berkunjung bisa memilih tempat istirahat sesuai harapannya, mengenai hasil produksi kerajinan bisa dikerjasamakan dengan hotel-hotel untuk marketing nya, tujuan memberikan pembinaan agar hasil produksi berkualitas sesuai standar, seperti hal nya produksi batik dahon sudah ada di hotel mereka sudah banyak dikenal wisatawan, dalam promosi hasil produksi selalu bekerjasama baik dengan bidang promosi, agar hasil kerja para kuliner atau pengrajin bisa dikenal dan dilihat secara publik,” tutur Yanyan Hendayana.
(Rachmat)
