Pemkot Cimahi dan Kejari Perkuat Sinergi Antikorupsi Lewat FGD Hakordia 2025
Kota Cimahi, http://medianuansasinarnews.com- Pemerintah Kota Cimahi bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Cimahi menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertema “Berantas Korupsi untuk Kemakmuran Rakyat” sebagai penutup rangkaian Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Alam Wisata Cimahi, Selasa (09/12/2025). Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Cimahi Adhitia Yudisthira, Kepala Kejari Cimahi Nurintan M.N.O. Sirait, para kepala dinas, akademisi, pemuda, tokoh masyarakat, serta perangkat daerah.
Wakil Wali Kota Adhitia Yudisthira menegaskan bahwa korupsi merupakan penghambat kemakmuran rakyat dan Hakordia harus menjadi momentum refleksi bersama untuk memperkuat integritas.
“Perilaku koruptif mengganggu terciptanya kemakmuran rakyat,” ujarnya.
Adhitia menambahkan bahwa Pemkot Cimahi terus memperkuat transparansi dan akuntabilitas dari tahap perencanaan hingga evaluasi program sebagai wujud komitmen mewujudkan pemerintahan yang bersih.
Sementara itu, Kepala Kejari Cimahi Nurintan M.N.O. Sirait menegaskan bahwa pemberantasan korupsi berkaitan langsung dengan hajat hidup masyarakat, terutama pada enam sektor vital: pangan, energi, air, ekonomi kreatif, ekonomi hijau, dan ekonomi biru.

Dalam paparannya, Kejari Cimahi mengungkap perkembangan penanganan kasus dugaan penyimpangan PIP Kuliah Stikes Budi Luhur. Penggeledahan yang dilakukan pada 8 Desember 2025 mengamankan tiga kontainer dokumen terkait dugaan pemotongan dana KIP Kuliah sebesar 20%. Proses penyidikan dan penghitungan kerugian negara masih berjalan.
Sepanjang 2025, Kejari Cimahi menangani 5 penyelidikan, 2 penyidikan, 3 penuntutan, dan 4 eksekusi, serta berhasil menyelamatkan keuangan negara Rp 90.113.167.
Peringatan Hakordia 2025 di Kota Cimahi juga diisi dengan lomba pidato antikorupsi, podcast edukatif, senam bersama, seminar, dan FGD yang melibatkan akademisi, pemuda, ASN, dan tokoh masyarakat.
(Y. Taryadi)
