Sosialisasi & Optimalisasi Pemanfaatan Panter Dan Besign
Cianjur, http://medianuansasinarnews.com- Dinas Komunikasi dan informatika menggelar acara Sosialisasi dan optimalisasi pemanfaatan tanda tangan Elektronik peralihan dari aplikasi panter ke aplikasi Besign yang di selenggarakan di Hotel Bumi Ciherang pacet (23/10/2024) Rabu pagi
Dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang Dinas persandian Sopyan Sauri, menyampaikan salah satunya adalah kaitan dengan optimalisasi pungsi tanda tangan elektronik dilingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur.
“Salah satu tindak lanjut dari peraturan Bupati No:18 Tahun 2018 tentang penggunaan sertifikat elektronik dilingkungan Pemerintah Kabupaten Cianjur. Termasuk Non PNS mungkin tahap selanjutnya di Kabupaten Cianjur, kami berharap Cianjur ini semua ASN itu harus menggunakan tanda tangan elektronik (TTE) baik itu surat menyurat dokumen naskah dan lain sebagainya,” ujar Sopyan Sauri.

“Efek negatifnya kebersiapan sumber daya manusia penggunanya itu, maka salah satu upaya kami, pada saat ini memfasilitasi mereka-mereka yang saat ini diwakili oleh para Kasubag di Kecamatan dan beberapa OPD terkait agar sumber daya manusianya untuk menerapkan aplikasi ini bisa mereka mengerti dan bisa meraka pahami yang nantinya untuk di sebar luaskan ke ASN yang lain termasuk ke Desa,” terangnya.
Berupaya bagaimana caranya aplikasi yang menggunakan teknologi ini bisa di pahami oleh setiap unsur ASN. Sehingga nantinya segala bentuk administrasi pemberkasan dokumen-dokumen itu sudah berbentuk eletronik
Seluruh Kepala Desa bisa menggunakan TTE dalam segala pemberkasan surat menyurat usulan-usulan anggaran, kemudian pelaporan dan lain sebagainya, memang tidak mudah, ada proses yang perlu disinergikan antara kepala Desa yang menginduk ke DMPD.
Peringati Hari Santri Nasional di Kota Cimahi Sangat semarak dihadiri Ribuan Jemaah.
“Makanya setelah ini kami akan mencoba beberapa OPD untuk koordinasi secara masif ketingkat yang lebih apalagi kepusat bahwa kebijakan untuk menggunakan (TTE) Tanda Tangan Elektronik agar segera di aplikasikan dan salah satunya di tingkat Desa oleh Kepala Desa sendiri,” tambahnya
“Kalau di tingkat OPD sudah berjalan untuk laporan laporan seperti halnya eviden perorangan itu sudah berjalan. Cuma untuk di Desa termasuk Kecamatan salah satu kendalanya adalah Sinyal, kita memahami Geografis Kabupaten Cianjur, tapi kita sedang berupaya bagaimana caranya wilayah-wilayah yang terdampak Blendspot ataupun sinyalnya lemah 2025 kita akan mencoba untuk bisa sedikit demi sedikit, wilayah tersebut sudah bisa mengakses internet sama halnya dengan di Kota,” tutupnya.
(Burdah Walangkeke – Lian hudri)
