Tidak Ada Istilah Hari Libur Buat DLH Kab. Cianjur Serta Kepala Desa Sindanglaya dan Team Mikro DAS Cikundul, Demi Lingkungan Hidup.
CIANJUR, http://medianuansasinarnews.com-
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Komite Sub DAS Cikundul bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur menggelar serangkaian kegiatan peduli lingkungan di bantaran Mikro DAS Cisarua. Kegiatan ini dihadiri oleh sekitar 70 peserta yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat, komunitas lingkungan, aparat Pemerintah, duta lingkungan cianjur dan warga setempat.
Dengan mengusung tema “Sungai Kita, Tanggung Jawab Kita,” kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan, khususnya di bantaran sungai. Acara dilaksanakan dari pukul 08.00 WIB. Minggu (09/06/2024)
Dalam sambutannya kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Cianjur H. Komarudin, S.Sos., M.Si., menekankan pentingnya upaya bersama dalam menjaga lingkungan, terutama di wilayah DAS Cisarua.
Lampung Utara Sukses Meraih Penghargaan Anjungan Inspiratif pada Festival Lampung Fair
Dimulai dari penanaman pohon salah satu kegiatan utama adalah penanaman pohon di sekitar bantaran sungai. Sekitar 150 bibit pohon ditanam sebagai upaya penghijauan dan pencegahan erosi.
Selanjutnya pembersihan sampah di sungai
Kelompok peserta lainnya melakukan aksi bersih-bersih sungai, mengumpulkan sampah yang berserakan di sepanjang aliran sungai. Sampah yang terkumpul kemudian dipilah antara sampah organik dan anorganik. Kegiatan ini tidak hanya membersihkan lingkungan, tetapi juga memberikan edukasi langsung kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan sungai.
Lalu pembuatan dan pemanfaatan ecobrick
Selain pembersihan, peserta juga diajak untuk membuat ecobrick dari sampah plastik yang telah dikumpulkan. Ecobrick yang dihasilkan kemudian digunakan dalam kegiatan penataan dan perbaikan dinding sungai yang rusak. Kegiatan ini menunjukkan bagaimana sampah plastik bisa dimanfaatkan kembali menjadi bahan bangunan yang berguna. Diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.
Sementara Ketua koordinator Sub DAS Cikundul Herry Tri Joko, dalam sambutannya menyampaikan, “Bahwa kegiatan seperti ini akan terus dilakukan secara berkala untuk memastikan keberlanjutan upaya pelestarian lingkungan,” ucapnya.
Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Komite Sub DAS Cikundul bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Cianjur dengan bangga menggelar kegiatan peduli lingkungan di bantaran Mikro DAS Cisarua, pada tanggal 9 Juni 2024. Acara ini bertujuan untuk mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk pelajar, komunitas lingkungan, dan warga setempat, untuk bersama-sama menjaga dan melestarikan lingkungan kita, menurut Heri Tj.
Lanjutnya, “Tema kegiatan tahun ini, “Sungai Kita, Tanggung Jawab Kita,” mencerminkan komitmen kita untuk merawat dan menjaga kebersihan sungai, yang merupakan sumber kehidupan bagi banyak makhluk. Melalui serangkaian kegiatan seperti penanaman pohon, pembersihan sampah di sungai, dan pembuatan ecobrick, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan dan mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan,” jelasnya.
Dobrak Sumber Daya Manusia Dari Sektor Pertanian, Lewat Penyuluhan dan Bimtek Oleh Kementan.
“Saya sangat bangga melihat antusiasme dan partisipasi dari sekitar 70 peserta yang hadir. Keikutsertaan mereka menunjukkan bahwa kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan semakin meningkat di kalangan masyarakat. Penanaman pohon di sepanjang bantaran sungai diharapkan dapat membantu mencegah erosi dan memperbaiki kualitas air. Sementara itu, aksi bersih-bersih sungai dan pembuatan ecobrick dari sampah plastik menunjukkan bahwa setiap orang bisa berkontribusi dalam menjaga lingkungan, tidak peduli seberapa kecil tindakan tersebut,” imbuhnya.
“Dan sungai menjadi sehat, itu bukan tanggung jawab perorangan atau kelompok atau lembaga, dan juga sebaliknya bila sungai itu tidak sehat atau rusak kita juga tidak dapat menyalahkan siapapun, meskipun orang yang membuang sampah di sungai. Setiap pribadi mempunyai tanggung jawabnya, dan kita semua bertanggung jawab terhadap baik dan buruknya lingkungan,” pungkas heri.
(Mukhlis)
