Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026
Muratara, http://medianuansasinarnews.com- Bupati Musi Rawas Utara H. Devi Suhartoni menghadiri kegiatan Workshop Evaluasi Pengelolaan Keuangan dan Pembangunan Desa Tahun 2026 bertempat diruang rapat lantai ll gedung BPKAD Kabupaten Musi Rawas Utara, Provinsi Sumatera Selatan, Rabu (06/05/2026).
Kegiatan ini dihadiri Dinas DPMD-P3A Muratara,Camat dan seluruh kepala Desa/Lurah dengan mengangkat tema “Tata Kelola Keuangan Desa yang Berkualitas dalam Rangka Peningkatan Kemandirian Desa yang Berkelanjutan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa”.
Workshop evaluasi pengelolaan keuangan dan pembangunan desa ini dengan narasumber H. Fauzi Amro, M.Si., (Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai NasDem), Dr. Arman Sahri Harahap, S.E., M.M., (Direktur Pengawasan Akuntabilitas Keuangan Pembangunan dan Tata Kelola Pemerintahan Desa), Dra. Farida Kurnianingrum, M.M., (Direktur Sarana dan Prasarana Desa dan Perdesaan Ditjen PDP Kementerian Desa dan PDT), Supriyadi, S.E., M.M., (Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Sumatera Selatan), serta Rahmadi Murwanto (Kepala Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Sumatera Selatan).

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat tata kelola keuangan desa yang transparan, akuntabel, serta mendorong kemandirian dan kesejahteraan masyarakat Desa di Kabupaten Musi Rawas Utara. Acara ini juga merupakan bentuk kolaborasi antara Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kabupaten guna meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan pemerataan pembangunan agar terwujud desa mandiri.
“Desa merupakan akar kekuatan Indonesia yang difokuskan pada kemandirian dan pembangunan serta pusat pemberdayaan masyarakat dan ekonomi,” ujarnya
Dalam acara ini juga diadakan sesi tanya jawab oleh peserta yang langsung ke narasumber yang sudah siap menerima dan memberi paparan penjelasan tentang keuangan juga pembangunan Desa. Semua berharap Workshop ini menjadi motivasi yang membangun mewujudkan desa swasembada untuk terbentuknya Desa mandiri yang dapat meningkatkan perekonomian dengan memanfaatkan kearifan lokal masyarakat.
Diakhir acara diadakan sesi photo bersama, ditutup dengan do’a dan kegiatan ini berjalan dengan baik sesuai harapan bersama hingga selesai.
(Somad Aryadi)
