RSUD Pandega Pangandaran Gelar Edukasi Kesehatan, Ajak Masyarakat Kenali Tuberkulosis Resisten Obat
PANGANDARAN | Media Nuansa Sinar News – RSUD Pandega Pangandaran kembali menggelar program edukasi kesehatan bertajuk “Ngobrol Bareng Seputar Kesehatan” sebagai upaya meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai berbagai permasalahan kesehatan. Kegiatan kali ini mengangkat tema “Kenali Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO)” dan berlangsung di Ruang Tunggu Poliklinik Lantai 3 RSUD Pandega Pangandaran, Rabu (1/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Pandega Pangandaran, dr. Erisanti Nurfarida, Sp.PD, menjelaskan bahwa Tuberkulosis Resisten Obat (TB RO) merupakan kondisi ketika bakteri penyebab tuberkulosis tidak lagi mempan terhadap obat anti tuberkulosis tertentu.
“TB RO dapat terjadi akibat pengobatan yang tidak tuntas, penggunaan obat yang tidak sesuai, maupun karena tertular dari penderita TB Resisten Obat,” jelas dr. Erisanti.
Ia juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap gejala tuberkulosis, seperti batuk yang berlangsung lebih dari dua minggu, demam, penurunan berat badan, berkeringat pada malam hari, serta tubuh yang mudah lelah. Apabila mengalami gejala tersebut, masyarakat diimbau segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan agar memperoleh diagnosis dan penanganan yang tepat.
Selain menjelaskan penyebab dan gejala TB RO, dr. Erisanti menekankan pentingnya kepatuhan pasien dalam menjalani pengobatan hingga tuntas. Menurutnya, disiplin dalam mengonsumsi obat merupakan langkah penting untuk mencegah terjadinya resistensi obat sekaligus memutus rantai penularan tuberkulosis di masyarakat.
Kegiatan edukasi berlangsung interaktif melalui sesi tanya jawab yang disambut antusias oleh para pasien dan keluarga pasien yang hadir. Berbagai pertanyaan seputar pencegahan, pengobatan, hingga penanganan TB RO dijawab secara langsung oleh narasumber.
Melalui program “Ngobrol Bareng Seputar Kesehatan”, RSUD Pandega Pangandaran berharap masyarakat semakin memahami pentingnya deteksi dini, kepatuhan menjalani pengobatan hingga selesai, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah efektif mencegah penyebaran tuberkulosis.
RSUD Pandega Pangandaran berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukasi kesehatan yang bermanfaat sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif guna meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Kabupaten Pangandaran.
(Rachmat)
