Pemkot Cimahi Evaluasi Internal Pelaksanaan Reformasi Birokrasi, Diskominfo Raih Prestasi Tertinggi.

Bandung-media nuansa sinar news com.
Walikota Cimahi ngatiayana.memimpin apel pagi, sekaligus menyerahkan penghargaan hasil evaluasi internal pelaksanaan reformasi birokrasi oleh setiap SKPD. Senin ( 06/07/2026 ).Dinas komunikasi dan informatika ( DISKOMINFO ). Kota Cimahi meraih nilai tertinggi pelaksanaan reformasi birokrasi ( RB ), yakni 91, 61 atau dengan predikat AA.
Nilai tersebut didapat diskominfo kota Cimahi melalui evaluasi internal pelaksanaan RB yang dilakukan pemkot Cimahi, juga terhadap seluruh kesatuan kerja perangkat daerah ( SKPD).

Nilai tersebut didapat diskominfo kota Cimahi melalui evaluasi internal pelaksanaan RB yang dilakukan pemkot Cimahi, juga terhadap seluruh kesatuan kerja perangkat daerah ( SKPD).
Seluruh hasil evaluasi internal pelaksanaan RB di masing-masing SKPD yang ditandai dengan piagam penghargaan, disampaikan walikota Cimahi ngatiayana. dalam apel perdana semester II 2026. Di lapangan apel kompleks Pemkot Cimahi. Secara umum kota Cimahi meraih indeks RB 89,67 dan menempatkannya di urutan ke-7 dari 27 Kabupaten/ kota di Jawa Barat. Angka tersebut menggambarkan adanya kenaikan 3,35 poin dari 2024 yang hanya 86,29.
“saya ucapkan terima kasih atas kontribusi dan kerjasamanya dalam pelaksanaan reformasi birokrasi di kota Cimahi. Kepada seluruh perangkat daerah, tim RB kota dan tim RB perangkat daerah,” ucap ngati anak dalam sambutannya.
Iya menyebutkan!, terjadinya peningkatan indeks menunjukkan terwujudnya komitmen pemkot Cimahi membangun birokrasi yang bersih, akuntabel, efektif, serta mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Sementara dari evaluasi pelaksanaan RB secara internal dilakukan untuk mengetahui perkembangan implementasi serta menakar hasil kerja perangkat daerah dibandingkan dengan anggaran yang digunakan.
Kegiatan tersebut merupakan penilaian mandiri yang dilakukan tim RB internal yang berpedoman pada pengaturan menteri Pan-RB Nomor 9 tahun2023.Penilaian dalam hal ini difokuskan pada area perubahan manajemen perubahan yang meliputi pola pikir dan budaya kerja, serta area perubahan penataan tata laksana.
Hasilnya, diskominfo menduduki peringkat pertama dengan nilai tertinggi 91,61. Disusul dinas penanaman modal dan pelayanan terpadu satu pintu (DPMTSP) dengan nilai 87,97.Peringkat ketiga diraih Badan kepegawaian dan pengembangan sumber daya manusia daerah ( BKPSDMD)Yang meraih nilai 87,76. Peringkat ke-4 ada dinas pekerjaan umum dan penataan ruang dengan nilai 87,53.
Sementara posisi kelima dari hasil evaluasi pelaksanaan RB diraih oleh kecamatan Cimahi Selatan. Tutupnya
. ( Y Taryadi )
