SDN Giriawas Jampangtengah Terima Bantuan Rehabilitasi Ruang Kelas dari APBN 2026

SUKABUMI —Kabupaten Sukabumi Pemerintah pusat terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Salah satu Penerima manfaat program tersebut adalah SD Negeri Giriawas, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi, yang mendapatkan bantuan rehabilitasi ruang kelas.
Berdasarkan papan informasi kegiatan di lokasi, bantuan tersebut memiliki nilai sebesar Rp981.615.313, dengan pelaksana P2SP. Pelaksanaan pembangunan berlangsung selama 150 hari kalender, terhitung mulai 15 Agustus hingga 15 Desember 2026.
Kepala SDN Giriawas, Engkih Pirmansah, S.Pd., bersama Ketua Komite Sekolah, Dedih, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah Pusat atoupun daerah serta seluruh pihak terkait yang telah merealisasikan pembangunan tersebut.

Menurutnya, rehabilitasi ruang kelas ini merupakan harapan yang telah lama dinantikan pihak sekolah dan masyarakat Kampung Cibangkong. Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan fasilitas pendidikan menjadi lebih baik sehingga siswa dapat belajar dengan aman dan nyaman, sementara para guru semakin terbantu dalam menjalankan kegiatan belajar mengajar.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan seluruh pihak terkait atas perhatian serta bantuan yang telah diberikan kepada SDN Giriawas. Bantuan ini sangat berarti bagi sekolah, guru, siswa, dan masyarakat. Semoga pembangunan ini berjalan lancar dan hasilnya dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya,” ungkapnya.
Dalam pelaksanaan pembangunan, pihak sekolah dan komite menekankan pentingnya menjaga kualitas pekerjaan agar sesuai dengan gambar teknis dan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Hal ini dilakukan agar hasil pembangunan benar-benar memenuhi standar yang telah ditetapkan dan dapat digunakan dalam jangka panjang.
Sementara itu, Momo selaku pengawas pembangunan menegaskan kepada para pekerja agar dalam melaksanakan pekerjaan sesuai gambar dan RAB. Pengawasan tersebut menjadi bagian penting untuk menjaga kualitas serta memastikan pembangunan berjalan dengan baik.
Program revitalisasi ini mendapat sambutan positif dari pihak sekolah dan masyarakat. Selain memperbaiki kondisi fisik bangunan, program tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih nyaman, meningkatkan semangat belajar siswa, serta menunjang kinerja guru dalam memberikan pelayanan pendidikan yang optimal.
Pihak sekolah berharap perhatian pemerintah terhadap sarana dan prasarana pendidikan dapat terus berlanjut, terutama bagi sekolah yang membutuhkan perbaikan fasilitas. Dengan dukungan pemerintah, pengawasan yang baik, dan partisipasi masyarakat, pembangunan ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.
Pewarta Yayan / yop
