MAULID NABI MUHAMMAD SAW DI PONPES JAMHARUL QOWWI NURUL HADDAD BERJALAN KHIDMAT MESKI DIGUYUR HUJAN
Cianjur, http://medianuansasinarnews.com- 1 November 2025. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Pondok Pesantren Jamharul Qowwi Nurul Haddad, yang berlokasi di Kp. Bukit Culah, Desa Ciranjang, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur, Provinsi Jawa Barat, berlangsung dengan penuh khidmat dan keberkahan. Acara yang digelar pada Sabtu malam, 1 November 2025, dimulai pukul 20.00 WIB, dengan Tema: “Meneladani Akhlak Nabi Muhammad SAW sebagai Cahaya Kehidupan di Zaman Modern”.
Acara maulid diawali dengan istigotsah dzikir solawat yang dipimpin langsung oleh Alhabib Ahmad bin Hasan Alhaddad. Meskipun hujan deras mengguyur hingga pukul 22.00 malam, semangat para jamaah, masyarakat, dan santri tidak surut sedikit pun. Mereka tetap hadir dan memenuhi halaman pesantren dengan penuh kekhusyukan dan cinta kepada Rasulullah SAW. Turut hadir dalam kesempatan tersebut para ulama, kyai, ustadz, habaib, serta masyarakat umum yang datang dari berbagai daerah.
Dalam acara yang berlangsung hangat dan penuh nuansa keagamaan tersebut, juga dilaksanakan pemberian santunan kepada anak yatim piatu dan para lansia, sebagai wujud nyata dari ajaran Rasulullah SAW tentang kasih sayang, kepedulian sosial, dan keberkahan dalam berbagi.
Sebagai Pengasuh Pondok Pesantren Jamharul Qowwi Nurul Haddad, Habib Ahmad Alhadad menyampaikan rasa syukur dan haru atas terselenggaranya acara Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini. Dalam sambutannya, beliau menuturkan.

“Alhamdulillah, meskipun hujan deras mengguyur, tidak sedikit pun mengurangi semangat kita untuk memperingati kelahiran junjungan kita, Rosullulloh Nabi Muhammad SAW. Justru hujan ini adalah rahmat dan tanda keberkahan. Kita bersyukur, karena di tengah hujan pun, Allah masih mengizinkan langkah-langkah kita menuju majelis yang penuh cahaya,” ucap habib Ahmad. Sabtu (01/11/2025) malam.
Lebih lanjut, Habib Ahmad menekankan pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari.

“Maulid bukan sekadar seremonial tahunan. Ini adalah momentum untuk meneguhkan cinta dan meneladani akhlak Nabi yang penuh kasih, jujur, sabar, dan adil. Di zaman modern ini, akhlak Rasulullah adalah pelita yang menuntun kita agar tidak tersesat dalam gelapnya zaman,” tambahnya
Beliau juga menyampaikan harapannya agar para santri, masyarakat, dan generasi muda senantiasa memperkuat kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW melalui amalan, adab, dan ilmu yang bermanfaat.
“Semoga dari majelis ini lahir generasi yang mencintai Allah dan Rasul-Nya, berakhlak mulia, serta menjadi penerus dakwah Islam yang damai dan penuh rahmat bagi semesta alam,” tutupnya.
Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa bersama dan sholawat Nabi, diiringi suasana penuh haru dan kekhusyukan. Gemuruh hujan yang masih mengguyur menjadi saksi betapa besar cinta dan rindu umat terhadap Rasulullah SAW.
Acara Maulid Nabi di Pondok Pesantren Jamharul Qowwi Nurul Haddad tahun ini bukan hanya menjadi peringatan, melainkan juga pengingat akan pentingnya meneladani akhlak Nabi sebagai fondasi moral di tengah tantangan zaman modern.
Red-
