Sangkuriang Festival 2025 Satukan 23 Etnis di Kota Cimahi
Kota Cimahi, http://medianuansasinarnews.com- Wali Kota Cimahi, Ngatiyana, secara resmi membuka Sangkuriang Festival 2025 dengan memukul gong di Alun-alun Kota Cimahi. Festival ini diselenggarakan oleh Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Cimahi bekerja sama dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), serta diikuti oleh 23 etnis.
Baca juga: BUMDes Sidomakmur Abadi Dorong Pembangunan Ekonomi Desa Sidodadi
Ngatiyana menyampaikan bahwa festival tersebut merupakan wujud persatuan dan kebersamaan berbagai etnis yang hidup berdampingan secara rukun di Kota Cimahi.

“Sebanyak 23 etnis bersatu dalam Sangkuriang Festival 2025 sebagai simbol kebersamaan dan persaudaraan,” ujarnya.
Festival diawali dengan kegiatan jalan bersama dari Cimahi Mall menuju Alun-alun Kota Cimahi, dilanjutkan parade serta pagelaran budaya dari Sabang sampai Merauke. Kegiatan ini menampilkan seni dan adat istiadat masing-masing daerah sebagai bukti bahwa Cimahi tidak membeda-bedakan suku, ras, maupun agama.

Ngatiyana mengapresiasi sinergi Kesbangpol, FKUB, dan FPK yang telah menyukseskan acara tersebut, serta berharap perbedaan etnis menjadi kekuatan untuk mempererat persatuan.
Ia menjelaskan, nama Sangkuriang dipilih sebagai simbol kerja cepat dan tepat, sebagaimana kisah Sangkuriang yang menyelesaikan perahu dalam satu malam. Festival ini direncanakan menjadi agenda tahunan.
Terkait pendanaan, Ngatiyana menegaskan bahwa Sangkuriang Festival 2025 tidak menggunakan APBD, melainkan murni swadaya dari Forum Pembauran Kebangsaan.
Berbagai pentas seni dari beragam suku bangsa, seperti tarian Tali dari Ambon dan Jaipong dari Sunda, turut memeriahkan jalannya festival.
(Y. Taryadi)
