394 Calon Jamaah Haji PT. SAFARA Tour Jalani Pemeriksaan Kesehatan di Probolinggo
Probolinggo, http://medianuansasinarnews.com- Senin 3 November 2025. Sebanyak 394 calon jamaah haji tahun 2026 dari PT. SAFARA Tour mulai menjalani pemeriksaan kesehatan sejak 29 Oktober hingga 12 November 2025. Pemeriksaan ini dilaksanakan di sejumlah puskesmas yang telah ditunjuk oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Probolinggo, serta di Lapangan Kesehatan Daerah (Lapkesda) Probolinggo.
Tahap awal pemeriksaan dimulai di Puskesmas Kotanyar, kemudian dilanjutkan di puskesmas-puskesmas lain di wilayah Kabupaten Probolinggo. Direktur PT. SAFARA Tour, H. Syaiful Bahri, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen memberikan pendampingan penuh kepada jamaah sejak persiapan, keberangkatan, hingga kepulangan dari tanah suci.
Baca juga: KNAI Lantik 66 Advokat Baru, Tegaskan Komitmen Perbaiki Kualitas Profesi Hukum
“Kami akan terus mendampingi para jamaah mulai dari tahap awal pemeriksaan kesehatan hingga proses ibadah haji dan kepulangannya nanti. Pendampingan penuh ini menjadi bagian dari pelayanan terbaik kami,” ujarnya.
Tujuan Pemeriksaan Kesehatan
Pemeriksaan kesehatan calon jamaah haji bertujuan untuk menilai kemampuan fisik dan mental (istithaah kesehatan) dalam melaksanakan ibadah haji tahun 2026. Hasil pemeriksaan akan diinput ke dalam Sistem Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan (Siskohatkes) sebagai dasar penetapan status istithaah haji, yang menjadi syarat untuk pelunasan biaya haji.
Langkah ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan dan pembinaan kesehatan calon jamaah haji sejak dini, agar mereka dapat melaksanakan ibadah dengan baik sesuai syariat Islam.
Istithaah kesehatan menjadi salah satu dari tiga syarat utama pelaksanaan ibadah haji, selain pengetahuan dan kemampuan ekonomi. Syarat ini menilai kemampuan jamaah dari aspek fisik dan mental yang terukur melalui pemeriksaan medis.
Rangkaian Pemeriksaan
1. Anamnesis – Penggalian riwayat kesehatan calon jamaah, termasuk penyakit kronis.
2. Pemeriksaan Fisik – Penilaian kondisi tubuh secara umum, pengukuran tekanan darah, detak jantung, dan fungsi organ.
3. Pengukuran Anthropometri – Meliputi berat badan, tinggi badan, dan lingkar perut.
4. Pemeriksaan Penunjang –
Laboratorium: Tes darah, urine, dan dahak. Radiologi: Rontgen, serta tes tambahan seperti EKG (elektrokardiografi) untuk deteksi gangguan jantung dan CT Scan bagi kondisi pasca-stroke.
5. Tes Kemandirian (Activity Daily Living/ADL) – Menilai kemampuan jamaah dalam aktivitas sehari-hari.
6. Tes Kesehatan Mental – Menggunakan instrumen Self Rating Questionnaire (SRQ-20) atau Abbreviated Mental Test Score (AMTS).
7. Tes Kognitif – Pemeriksaan kemampuan berpikir menggunakan Mini-Cog dan Clock Drawing Test (CDT4).
Persyaratan Pemeriksaan
Calon jamaah haji wajib membawa dan memenuhi ketentuan berikut saat pemeriksaan:
1. Fotokopi KTP sebanyak 3 lembar (disediakan oleh PT. SAFARA Tour).
2. Biaya pemeriksaan sebesar Rp740.000 untuk laboratorium dan Rp35.000 untuk pemeriksaan di puskesmas setempat.
3. Materai 1 lembar untuk keperluan administrasi puskesmas.
4. Berpuasa 8–10 jam sebelum pemeriksaan, dengan makan terakhir pukul 22.00 WIB malam sebelumnya.
5. Tidak perlu membawa bekal, karena konsumsi telah disiapkan oleh pihak PT. SAFARA Tour.
6. Dilarang mengenakan perhiasan selama pemeriksaan.
7. Hadir di lokasi pemeriksaan pukul 06.30 WIB sesuai nomor antrean, serta akan didampingi hingga seluruh proses pemeriksaan selesai.
H. Syaiful Bahri menambahkan, seluruh jamaah mengaku puas dengan pelayanan dan fasilitas yang diberikan.
“Alhamdulillah, para jamaah merasa puas atas pelayanan yang kami berikan. Semoga seluruh calon jamaah haji tahun 2026 senantiasa diberi kesehatan dan kemudahan dalam setiap tahapan ibadahnya,” pungkasnya.
(YibMas)
