Car Free Day Desa Gadog 60% Pedagang UMKM Lokal – Lebih Asyik Menikmati Hari Weekend.
Cianjur, http://medianuansasinarnews.com- Desa Gadog bersama Kecamatan Pacet, dalam mengikuti program Bupati Cianjur, untuk merealisasikan tempat sarana Car Free Day (CFD) di setiap Kecamatan yang ada di Kabupaten Cianjur Jawa Barat. Sangat terapresiasi sekali buat Kecamatan Pacet, yang bekerja sama aparatur Desa Gadog, memberikan fasilitas Car Free Day yang dilaksanakan pada setiap hari minggu, dengan menyediakan tempat sekitar 200 tempat untuk para pedagang, khususnya para pelaku UMKM.
Car Free Day Desa Gadog sangat menunjang dan membantu bagi para pelaku UMKM yang ada di Kecamatan Pacet, khususnya dari Desa Gadog, dengan adanya Car Free Day bisa meningkatkan daya jual para pelaku UMKM, dan sangat penting bagi masyarakat sekitar yang bisa meningkatkan IPM. Sekitar 60% pedagang lokal dan selebihnya pedagang dari luar Kecamatan Pacet.
Cegah Peretasan – Polri Gandeng BSSN di Tes Akademik Seleksi Akpol
Selain menikmati hari libur, masyarakat bisa menikmati, dengan adanya Car Free Day yang banyak fasilitas dan wahana permainan, juga termasuk senam pagi, cek kesehatan secara gratis dari Citra Medical center. Masyarakat bisa memanjakan segala fasilitas dan wahana yang ada di CFD Desa Gadog, yang dimulai dari pukul 06.00 sampai pukul 10.00 Wib, dengan berbagai jajanan dan makanan, berbelanja keperluan rumah tangga, termasuk sandang, pangan, yang bebas dari lalu lalang kendaraan juga asap kendaraan.
Menurut Kepala Desa Gadog Miftahudin menyatakan kepada media saat dikonfirmasi di CFD pada minggu 14-6-2024 pagi tadi, “Alhamdulillah ini adalah kegiatan Car Free Day dan ini adalah suatu program Bupati Cianjur, H Herman Suherman, beliau memberikan amanat untuk menginstruksikan di setiap Kecamatan untuk memberikan dan melaksanakan kegiatan car free day,” ucapnya.
“Nah kebetulan di Kecamatan Pacet ini, titik yang dipilih untuk car free day yang sangat strategis itu yaitu di Desa Gadog, yang tepatnya sepanjang jalan Gadog 2 dari Simpang tiga sampai ke Simpang kimia Farma, dan kegiatan CFD ini dilaksanakan dari tahun 2019, yang kebetulan car free day ada penutupan dikarenakan ada covid-19, dan baru sekitar tahun 2022 sampai sekarang tetap berjalan,” ujarnya.
Masih kata Miftahudin, “Car Free Day ini sebagai ajang kegiatan meningkatkan para pelaku UMKM, sekaligus rekafer ekonomi, agar peran para pelaku UMKM bisa untuk berjualan kembali, dan alhamdulillah dari waktu ke waktu sampai saat ini, car free day di Gadog Pacet ini terus berkembang, baik dari sisi peserta pedagangnya, juga para pengunjungnya, dan ini bukan saja para pedagang kecil, menengah wilayah Gadog atau Kecamatan Pacet, tapi juga sebagian ada dari pedagang UMKM yang dari luar Kecamatan Pacet,” katanya.
“Dan alhamdulillah kurang lebih ada sekitar 60% para pelaku UMKM khususnya dari Desa Gadog dan juga wilayah Kecamatan Pacet, yang sudah berjalan di CFD, untuk 40% dari wilayah luar Kecamatan Pacet, dan mungkin untuk yang diunggulkan selain kuliner para pelaku UMKM, ada mochi Tigarasa yang memang suatu produksi khas Desa Gadog Kecamatan Pacet, juga ada produk-produk lainnya baik dari home industri ataupun produk pabrikan, yang memang dari para pelaku UMKM yang ada di Desa Gadog khususnya Kecamatan Pacet,” ucapnya
Masih kata Miftahudin, “Insya Allah kita melihat perkembangan dari car free day ini, seandainya memang sangat bisa untuk dilaksanakan dengan program kami dari Desa Gadog juga Kecamatan Pacet, akan berlanjut dengan program Car Free Night, Dan ini juga perlu untuk persiapan termasuk juga perizinan, kalau memang mendukung mungkin akan melangkah dengan program car free night tersebut, tentunya kita dilihat dari car free day ini yang benar-benar sudah stabil berjalan terus, dan untuk program Car Free Night akan kami rundingkan dengan pihak terkait termasuk para panitia Car Free Day,” tutupnya.
(Muklis M).
