Program MBG Jangan Dirusak Dengan Makanan Yang Tidak Layak
Cimanggung, http://medianuansasinarnews.com- Minggu 15 Februari 2026. Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Sumedang mendapat sorotan setelah muncul dugaan pemberian makanan tidak layak konsumsi, seperti roti kedaluwarsa satu hari dan buah busuk kepada balita penerima manfaat. Anggota BPD Desa Sindulang, Gun Gun Hardiana, menegaskan pihaknya berkewajiban menerima dan menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kualitas makanan dalam program tersebut. Ia menyebut lembaga desa harus menjadi garda terdepan dalam menampung aspirasi warga agar program pemerintah berjalan sesuai tujuan.
Sementara itu, Ketua DPC Himpunan Advokat/Pengacara Indonesia (HAPI) Kabupaten Sumedang, Suryadinata, mengaku menerima sejumlah pengaduan terkait dugaan tersebut. Ia menilai, jika benar terjadi, hal itu merupakan pelanggaran serius yang tidak bisa ditoleransi.
“Cari untung boleh, tapi jangan merusak generasi penerus dengan makanan kedaluwarsa atau busuk. Jika terbukti, harus ada tindakan tegas,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, pihaknya membuka posko pengaduan di Jalan Raya Bandung–Garut KM 25, Kampung Pangsor, Desa Cihanjuang, Cimanggung. Pengaduan juga dapat disampaikan melalui nomor 0818-0222-2625 dan 0895-3652-48129.
Baca juga: Pasar Murah Dan Pelayanan Terpadu Kecamatan Karang Jaya Bersama Bapenda.
Di sisi lain, Ketua Gabungan Pengusaha Makan Bergizi Indonesia (GAPEMBI), H. Heri Ukasah, menegaskan MBG merupakan program strategis Pemerintah yang tidak boleh dirusak oleh penyedia makanan yang mengabaikan standar kelayakan. Ia meminta evaluasi hingga sanksi tegas jika ditemukan pelanggaran.
Menurutnya, pengawasan lapangan sebenarnya telah dilakukan oleh satuan tugas di masing-masing daerah. Namun partisipasi masyarakat tetap dibutuhkan untuk melaporkan dugaan pelanggaran, yang selanjutnya dapat ditindaklanjuti oleh Badan Gizi Nasional.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperhatikan masa kedaluwarsa bahan pangan, terutama roti yang memiliki daya tahan terbatas, agar distribusi tetap aman dikonsumsi. Masyarakat berharap Pemerintah segera melakukan evaluasi terhadap mitra penyedia guna mencegah kejadian serupa terulang, serta menjaga kepercayaan publik terhadap program MBG.
Red-
